Jika Mati Angin (1)
Jika mati angin alias tidak punya ide menulis, apa yang Anda lakukan? Saya ingin sedikit berbagi pengalaman. Ketika saya menghadapi hal semacam itu, ada sejumlah hal yang bisa menggerakkan kembali saya untuk menemukan ide untuk menulis. Pertama membaca. Bacaan sering kembali merangsang saraf-saraf kepekaan kita untuk menangkap sesuatu.
Jika saya susah sekali mendapatkan ide menulis cerpen, sementara saya sangat ingin menulis, maka saya pun membaca banyak cerpen orang lain. Bukan untuk meniru apalagi menyontek ide mereka. Itu cuma sebagai perangsang ‘saraf ide’ agar bisa kembali bekerja dengan baik. Dengan membaca, kita terbawa imajinasi. Dalam petualangan imajinasi itu, terkadang muncul sesuatu di luar dugaan. Biasanya, saya segera menangkap itu. MUSTAFA ISMAIL